

Menebar Semangat Sportivitas Sejak Dini Lewat Lomba Mewarnai Sambil Nonton di Tribun Supersoccer Arena Kudus
KUDUS – Riuh sorak dari pertandingan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All Stars 2026 yang bergema di Supersoccer Arena (SSA) Kudus, Rabu (24/6/2026), bukan menjadi satu-satunya suara yang memenuhi kawasan tersebut. Di sisi lain arena, ratusan anak taman kanak-kanak duduk berjejer dengan wajah penuh konsentrasi. Jemari kecil mereka sibuk menorehkan krayon, pensil warna, dan spidol di atas gambar bertema sepak bola bertajuk “Aku Berani Cetak Gol”, menghadirkan suasana yang tak kalah semarak dari pertandingan di lapangan.

Kegiatan mewarnai itu menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi sekaligus merasakan atmosfer sebuah turnamen sepak bola putri. Sementara para atlet berjuang di lapangan, para peserta cilik belajar mengenal keberanian, kreativitas, dan sportivitas melalui warna-warna yang mereka pilih.
Sejak siang, area lomba dipenuhi keceriaan keluarga. Para orang tua mendampingi putra-putrinya yang membawa perlengkapan mewarnai masing-masing. Ada yang membantu merapikan alat gambar, memberi semangat, hingga mengabadikan momen ketika anak-anak larut dalam aktivitas mereka.
Di antara peserta yang tampak antusias adalah Fati Abdillah (4), siswa TK Hadipolo. Dengan jemari kecilnya, Abdillah tekun menyelesaikan gambar pemain sepak bola yang ada di hadapannya. Meski usianya masih belia, ia sudah memiliki harapan sederhana yang diucapkannya dengan penuh keyakinan.

“Ini sedang ikut lomba mewarnai. Gambarnya sepak bola, seru. Enggak susah. Pingin juara,” ujarnya polos sambil terus melanjutkan pekerjaannya.
Tak jauh dari tempat Abdillah duduk, Rully Nur Sofia (5) juga terlihat menikmati setiap proses mewarnai. Ia memilih warna pink dan hijau untuk menghiasi gambarnya karena merupakan warna favoritnya. Bagi Sofia, pengalaman mengikuti lomba di tengah atmosfer stadion sepak bola menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan cita-cita menjadi atlet sepak bola putri profesional.
“Aku warnai pink sama hijau karena suka warna itu. Baru pertama kali ikut di sini. Datang sama mama. Senang, semoga menang. Temannya banyak,” katanya dengan senyum lebar.
Bagi para peserta cilik, lomba tersebut bukan sekadar ajang kompetisi. Kesempatan berkumpul dengan teman-teman sebaya, mengenal lingkungan baru, dan merasakan suasana turnamen olahraga menjadi pengalaman yang membekas sejak dini.

Hal serupa juga dirasakan para orang tua dan pendamping. Kehadiran lomba mewarnai di tengah berlangsungnya turnamen sepak bola putri dinilai memberikan ruang edukatif sekaligus hiburan bagi anak-anak dan keluarga yang datang ke Supersoccer Arena Kudus.
Aprilinda Setiarima, wali murid RA Wasilatut Taqwa Tenggeles, mengaku sengaja datang bersama enam anak didiknya untuk mengikuti kegiatan tersebut. Perempuan yang akrab disapa Linda itu menilai lomba mewarnai mampu menjadi sarana untuk melatih keberanian, kreativitas, dan rasa tanggung jawab anak sejak usia dini.
“Menurut saya sangat menghibur dan melatih anak supaya menjadi lebih berani, cerdas, dan bertanggung jawab. Sambil menemani anak menggambar, kami juga bisa menyaksikan pertandingan sepak bola putri yang sangat menarik,” ujarnya.
Menurut Linda, kegiatan yang memadukan aktivitas kreatif dengan pertandingan olahraga juga memberikan manfaat bagi keluarga. Anak-anak memperoleh pengalaman baru, sementara orang tua dapat menikmati pertandingan tanpa harus meninggalkan putra-putrinya dari aktivitas yang bermanfaat.

Ia juga mengapresiasi fasilitas Supersoccer Arena yang dinilai nyaman dan ramah bagi keluarga. Beragam aktivitas pendukung yang tersedia membuat pengunjung dapat menikmati waktu bersama tanpa merasa jenuh selama berada di kawasan stadion.
“Kesannya luar biasa. Stadionnya bagus, bersih, dan tertata dengan baik. Di Kudus belum banyak fasilitas olahraga seperti ini. Jadi anak-anak senang dan orang tua juga nyaman,” tambahnya.
Lomba mewarnai MilkLife merupakan bagian dari rangkaian MilkLife Soccer Challenge All Stars 2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena Kudus. Selain lomba mewarnai untuk kategori taman kanak-kanak pada 24 Juni, panitia juga menggelar lomba menggambar bagi siswa SD kelas 1 hingga 4 pada 25 Juni 2026.

Kehadiran berbagai kegiatan pendukung tersebut memperluas pengalaman pengunjung selama penyelenggaraan turnamen. Supersoccer Arena Kudus tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya pertandingan sepak bola putri, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi bagi anak-anak, orang tua, dan masyarakat untuk menikmati aktivitas kreatif dalam suasana olahraga. Melalui rangkaian kegiatan ini, semangat sportivitas dikenalkan kepada anak sejak dini, sementara turnamen menghadirkan manfaat yang dirasakan lebih luas oleh keluarga dan masyarakat yang hadir di arena. (JMY/mainkekudus)