Logo Kudus

Timnas Putri U-16 Yordania Berkunjung ke Srikandi Fair Jelang Semifinal

Diterbitkan: 21 Agustus 2026Penulis: Saldy Nurzaman

KUDUS – Srikandi Fair yang digelar pada 17 – 23 Agustus 2026 di Lapangan Rendeng, Kudus, menjadi salah satu ruang kegiatan masyarakat selama Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 berlangsung. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina meresmikan area tersebut sebagai bagian dari rangkaian perhelatan sepak bola putri internasional yang mempertemukan tim-tim U-16 dari sejumlah negara.

Bupati dan Wakil Bupati Kudus saat meresmikan Srikandi Fair di lapangan Rendeng Kudus, Jateng. (Foto:Istimewa)

Di area fair, pengunjung dapat menemukan berbagai permainan, hiburan musik, kuliner, serta produk yang dijual di sejumlah booth. Para pengunjung juga dapat merasakan atmosfer pertandingan melalui nonton bareng di layar besar yang disediakan di Srikandi Fair, terutama bagi masyarakat yang tidak dapat menyaksikan pertandingan secara langsung dari tribun. Kehadiran area tersebut membuat rangkaian turnamen tidak hanya berlangsung di arena pertandingan, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat diikuti masyarakat.

Suasana Srikandi Fair. (Foto: SNS/mainkekudus)

Pada Kamis (20/8/2026), Timnas Putri U-16 Yordania memanfaatkan waktu rest day dengan mengunjungi Srikandi Fair. Rombongan pemain dan pelatih berkeliling dari satu booth ke booth lain, mencoba permainan ketangkasan, mengikuti tantangan, memilih souvenir, menikmati jus buah, serta menyaksikan penampilan band lokal di panggung. Para atlet juga berinteraksi dengan warga yang hadir, mulai dari melayani ajakan foto bersama hingga meminta beberapa lagu untuk dinyanyikan bersama. Mereka ikut sing along sambil saling merangkul bahu dengan rekan satu tim, menunjukkan kekompakan saat menikmati suasana hiburan di luar lapangan.

(Foto: SNS/mainkekudus)
Timnas putri U-16 Yordania menikmati waktu santai mereka di Srikandi Fair. (Foto: SNS/mainkekudus)

Dari Tendangan ke Angka di Golden Boot Power Meter

Salah satu permainan yang menarik perhatian para atlet putri Yordania tersebut adalah Golden Boot Power Meter. Permainan ini mengukur kekuatan tendangan ketika bola diarahkan ke target tertentu. Hasilnya ditampilkan melalui skor dan tingkatan yang menunjukkan kekuatan tendangan peserta.

Putra, pengelola booth Golden Boot Power Meter, mengatakan para pemain Yordania sempat bertanya mengenai fungsi permainan sebelum mencobanya.

“Mereka tadi datang dan penasaran dengan game ini. Mereka tanya ini permainan apa dan fungsinya untuk apa. Setelah dijelaskan bahwa Golden Boot Power Meter untuk mengukur seberapa kencang tendangan saat mengenai target, mereka langsung mau mencoba,” ujar Putra.

Setelah mendapat penjelasan, para pemain bergantian melakukan tendangan. Mereka kemudian melihat angka yang muncul dari setiap percobaan.

(Foto: SNS/mainkekudus)
(Foto: SNS/mainkekudus)

Putra melihat para pemain menikmati proses tersebut karena hasil permainan dapat langsung diketahui.

Response-nya senang. Mereka seperti ingin tahu, tendangan saya segini. Jadi setelah mencoba, mereka bisa melihat sendiri berapa power dan nilai yang didapat,” kata Putra.

Salah satu pemain timnas putri Yordania sedang mencoba Golden Boot Power Meter. (Foto: IF/mainkekudus)

Dari boot tersebut, rombongan kemudian mencoba permainan lain, seperti Soccer Labyrinth dan Ring Toss. Mereka tidak langsung berpindah setelah satu permainan selesai, tetapi sempat melihat dan mencoba beberapa aktivitas yang tersedia.

Soccer Labyrinth. (Foto: SNS/mainkekudus)
Ring Toss (Foto: IF/mainkekudus)

Tantangan Tiga Kesempatan Berlanjut Belanja Suvenir

Timnas putri U-16 Yordania sedang mengunjungi boot Bakti Olahraga Djarum foundation di Srikandi Fair. (Foto: SNS/mainkekudus)

Perjalanan rombongan berlanjut ke booth Bakti Olahraga Djarum Foundation. Para pemain mengikuti shoot on target challenge dengan tiga kesempatan untuk mengenai sasaran.

Ivanna, staf booth Bakti Olahraga Djarum Foundation, mengatakan satu target yang berhasil dikenai sudah cukup bagi peserta untuk mendapatkan stiker.

Salah satu pemain timnas putri U-16 Yordania mencoba tantangan shoot on target challenge. (Foto: SNS/mainkekudus)
Suasana keseruan timnas putri Yordania dan team official di  shoot on target challenge. (Foto: SNS/mainkekudus)

“Mereka tadi ikut challenge shoot on target. Dari tiga kesempatan, kalau kena satu target saja sudah dapat stiker. Mereka langsung excited dan mau mencoba,” ujar Ivanna.

Jumlah peserta yang ikut membuat para pemain harus menunggu giliran. Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan untuk melihat produk yang tersedia di booth.

Beberapa pemain memilih kaos dan keychain sebagai souvenir. Menurut Ivanna, pembelian juga dilakukan oleh para pelatih yang mendampingi rombongan.

“Sambil menunggu giliran karena cukup banyak yang ikut, mereka gantian sambil belanja. Mereka banyak beli kaos Super Soccer Arena dan ada juga yang beli keychain,” katanya.

(Foto: SNS/mainkekudus)
(Foto: SNS/mainkekudus)

Ivanna memperkirakan jumlah barang yang dibeli mencapai sekitar 10 item atau lebih.

“Kalau dihitung mungkin sekitar 10 atau lebih. Coach-nya juga ikut membeli,” ujarnya.

(Foto: AJ/mainkekudus)
(Foto: SNS/mainkekudus)

Pola aktivitas itu berlangsung sederhana. Sebagian pemain mengikuti tantangan, sementara yang lain menunggu sambil melihat barang atau berbelanja. Setelah mendapat giliran, mereka kembali mengikuti permainan.

Mampir di Lapak Jus Buah

(Foto: SNS/mainkekudus)

Setelah dari booth permainan dan suvenir, rombongan menyempatkan diri mampir ke lapak jus buah milik Darwati. Para pemain membeli minuman sebelum melanjutkan kegiatan di area fair.

Darwati mengaku senang ketika mengetahui pembelinya merupakan pemain Timnas Putri U-16 Yordania. Bagi pedagang yang berjualan di Srikandi Fair, kedatangan rombongan tersebut menjadi bagian dari pengalaman selama kegiatan berlangsung.

(Foto: SNS/mainkekudus)
(Foto: SNS/mainkekudus)

Pertemuan berlangsung singkat. Para pemain menikmati minuman, kemudian kembali berkeliling. Aktivitas itu mempertemukan mereka secara langsung dengan pedagang yang menjadi bagian dari kegiatan di Lapangan Rendeng.

Memilih Lagu dan Bernyanyi Bersama

Menikmati live music salah satu moment yang dinikmati timnas putri Yordania. (Foto: AJ/mainkekudus)

Setelah berkeliling, para pemain menikmati live music dari band lokal Kudus. Mereka ikut meminta beberapa lagu dan bernyanyi bersama.

Baby dari Justin Bieber dan The Lazy Song dari Bruno Mars menjadi lagu yang diminta oleh rombongan. Mereka juga menikmati Someone Like You dari Adele, sementara Pelatih Luna ikut bernyanyi.

(Foto: SNS/mainkekudus)

Lagu-lagu tersebut menemani waktu santai rombongan setelah mencoba berbagai permainan dan berbelanja.

(Foto: AJ/mainkekudus)

Musik membuat suasana kunjungan menjadi lebih cair. Para pemain dan pelatih dapat menghabiskan waktu bersama tanpa rangkaian aktivitas pertandingan yang biasanya mengisi agenda mereka selama turnamen.

(Foto: SNS/mainkekudus)

Ramah Saat Diajak Berfoto

Timnas putri Yordania juga melayani permintaan foto bersama dari warga Kudus yang hadir di Srikandi Fair. (Foto: SNS/mainkekudus)

Kehadiran para pemain Yordania juga diperhatikan pengunjung Srikandi Fair. Beberapa orang yang mengenali mereka kemudian meminta foto bersama.

Para pemain menerima permintaan tersebut dan bergantian berfoto dengan pengunjung. Interaksi berlangsung di sela aktivitas mereka menikmati suasana fair.

Cici, salah seorang pengunjung Srikandi Fair, menilai para pemain Yordania ramah ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Cici pengunjung Srikandi Fair asal Kudus. (Foto:IF/mainkekudus)

“Mereka kelihatannya ramah dan baik. Ketika ada yang mengajak foto, mereka juga mau melayani. Senang juga bisa melihat mereka secara langsung,” ujar Cici.

Bagi Cici, pertemuan tersebut memberikan kesempatan untuk melihat para pemain dalam suasana berbeda dari pertandingan.

(Foto:IF/mainkekudus)

“Mereka ramah dan baik kepada pengunjung,” katanya.

Interaksi singkat seperti berfoto membuat kehadiran tim peserta turnamen terasa lebih dekat dengan pengunjung yang datang ke Srikandi Fair.

(Foto: SNS/mainkekudus)

Pengalaman di Luar Arena Pertandingan

Timnas putri Yordania sedang menari dan bernyanyi bersama maskot Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026, Kandi. (Foto: AJ/mainkekudus)

Bagi Timnas Putri U-16 Yordania, kunjungan ke Srikandi Fair menjadi bagian dari waktu istirahat di tengah agenda Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026. Sore itu mereka tidak menjalani pertandingan, sehingga waktu yang tersedia diisi dengan kegiatan yang lebih ringan.

Dari permainan Golden Boot Power Meter, mereka dapat melihat hasil kekuatan tendangan. Di booth Bakti Olahraga Djarum Foundation, mereka mencoba tantangan sekaligus memilih souvenir. Setelah itu, mereka menikmati jus buah, mendengarkan musik, dan berinteraksi dengan pengunjung.

Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan para pemain dengan orang-orang yang berada di sekitar Srikandi Fair, mulai dari pengelola permainan, staf booth, pedagang, hingga pengunjung. Pertemuan berlangsung dalam situasi sehari-hari yang berbeda dari atmosfer kompetisi.

(Foto: SNS/mainkekudus)
Saat timnas putri Yordania U-16 meninggalkan Srikandi Fair. (Foto: AJ/mainkekudus)

Di balik kegiatan santai tersebut, Tim Yordania dipastikan berhasil mengantongi tiket ke babak semifinal setelah menjalani laga terakhir fase Grup B melawan Timnas Putri Nusantara. Meskipun hanya berhasil mencetak 1 gol di pertandingan penentu tersebut, Yordania tetap berhak melangkah maju karena unggul secara produktivitas gol. Hasil ini membawa mereka bersiap menghadapi tantangan berikutnya, di mana laga semifinal antara Yordania vs Garuda Pertiwi akan berlangsung pada Jumat (21/8/2026) di Supersoccer Arena, Kudus.

Ketika sore berakhir, rombongan meninggalkan Lapangan Rendeng dan kembali pada agenda tim. Bagi para pemain, kunjungan tersebut menjadi bagian kecil dari perjalanan mereka di Kudus, sebuah waktu istirahat yang diisi dengan permainan, musik, souvenir, dan pertemuan dengan masyarakat sebelum kembali berjuang keras di lapangan. (SNS/redmkk/mainkekudus)


Timnas Putri U-16 Yordania Berkunjung ke Srikandi Fair Jelang Semifinal | Main ke Kudus