KUDUS – Perkembangan penginapan di Rahtawu juga memiliki cerita tersendiri. Lembah Rahtawu Homestay dirintis Sukari, warga Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, pada 2020 ketika pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor pekerjaan.
Sebelum mengembangkan penginapan, Sukari memiliki usaha mebel dan bekerja sebagai kontraktor. Kondisi pandemi membuat aktivitas konstruksi ikut terdampak. Pada masa tersebut, ia juga melihat para pekerja dari berbagai daerah yang terpaksa dirumahkan.
Gagasan membangun penginapan kemudian dijalankan di Rahtawu. Pengalaman Sukari sebagai pengusaha mebel ikut mempengaruhi bentuk bangunan.
Limbah kayu dari workshop miliknya digunakan sebagai bagian dari dinding dan interior. Bangunan dibuat dengan konsep industrial etnik dan tidak menggunakan pendingin ruangan. Udara kawasan pegunungan dimanfaatkan sebagai bagian dari kenyamanan pengunjung.
Lembah Rahtawu Homestay memiliki lima kamar single bed, lima kamar double bed, serta satu gazebo. Tersedia pula restoran yang menghadap sungai, free wifi, musala, parkir sepeda motor, dan lahan parkir mobil.
Salah satu tipe kamar yang ditawarkan Lembah Rahtawu Homestay. (Foto: JMY/mainkekudus)
Harga kamar berada pada kisaran Rp250.000 hingga Rp350.000, bergantung pada pilihan kamar. Pengunjung juga dapat bermain air atau berendam di sungai yang berada di sekitar penginapan.
LOKASI
ALAMAT
Jl. Rahtawu Raya, Area Gn., Rahtawu, Kec. Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59333, Indonesia