

Latihan juga menjadi kegiatan untuk berolahraga, bertemu orang baru, dan belajar tenis bersama.

Sweet Swing Tennis menyediakan beberapa program latihan dengan pola dan tingkat kemampuan yang berbeda. Program tersebut meliputi semi private, weekend swing atau open class, coaching mabar, private session, serta program latihan untuk anak-anak.
Program semi private digelar setiap Kamis pukul 19.45 WIB dan Sabtu pukul 19.30 WIB. Sesi dalam kelompok kecil tersebut berisi drill, fun match, dan latihan kebugaran.
Bagi peserta pemula, Sweet Swing Tennis menyediakan weekend swing atau open class setiap Sabtu pukul 18.00 WIB. Latihan berfokus pada teknik fundamental dan latihan kebugaran.
Program coaching Mabar dapat diikuti peserta dengan tingkat kemampuan upper beginner, intermediate, hingga advance. Peserta tetap bermain bersama, tetapi mendapatkan arahan dari pelatih selama permainan berlangsung.
Sementara itu, private session memiliki waktu yang lebih fleksibel dengan program latihan yang disesuaikan kebutuhan dan tujuan peserta.
Untuk anak-anak, Sweet Swing Tennis memiliki program tiny champs yang ditujukan bagi anak usia 3–5 tahun. Selain itu, tersedia latihan semi private, private group, dan one on one.

Latihan anak-anak berlangsung di Lapangan Tenis Kodim dan Lapangan Tenis Rukun Indoor. Sesi latihan anak umumnya berlangsung pada sore hari mulai pukul 15.00 WIB.
Untuk mengikuti open class, peserta dikenakan biaya Rp 85 ribu. Biaya tersebut mencakup pelatih, lapangan, ballboy, bola, serta penggunaan raket secara gratis.
Masyarakat yang ingin mengikuti program Sweet Swing Tennis dapat menghubungi akun Instagram @sweetswingtennis melalui pesan langsung atau DM.

Sweet Swing Tennis memberikan perhatian pada dasar permainan dalam setiap sesi latihan. Peserta tidak hanya berlatih memukul bola, tetapi juga belajar posisi kaki, keseimbangan, koordinasi, dan gerakan tubuh saat bermain.
Pelatih memberikan koreksi sesuai kebutuhan peserta. Gerakan yang kurang tepat diarahkan untuk diperbaiki agar peserta terbiasa dengan pola permainan yang benar sejak awal.
Peserta juga dapat menyampaikan kesulitan selama latihan. Pelatih kemudian dapat menyesuaikan pendekatan dengan kemampuan masing-masing.
Pilihan program tersebut memungkinkan peserta mengikuti latihan sesuai kemampuan dan tujuan. Pemula dapat memulai dari teknik fundamental, sedangkan pemain yang sudah memiliki pengalaman dapat mengikuti latihan dengan tingkat kesulitan yang sesuai.

Salah satu anggota Sweet Swing Tennis, Heru Sancoko dari PT Sami Jepara, mengenal komunitas tersebut melalui Instagram. Di lingkungan perusahaannya terdapat kegiatan yang mewadahi minat dan bakat olahraga karyawan. Tenis menjadi salah satu pilihan yang kemudian ia tekuni.
Heru telah bermain tenis sekitar dua tahun. Saat mengikuti latihan di Sweet Swing Tennis, ia tidak hanya bermain, tetapi juga mendapatkan pembelajaran teknik dan situasi permainan di lapangan.
Ia rutin berlatih sekitar sekali dalam sepekan, setiap Kamis. Menurutnya, latihan bersama komunitas memberikan pengalaman berbeda dibandingkan bermain sendiri.
Di Sweet Swing Tennis, peserta mendapatkan dasar permainan, drill, kesempatan bermain bersama, serta koreksi dari pelatih. Proses tersebut membuat Heru lebih memahami gerakan sekaligus cara membaca permainan.
Bagi Heru, tenis juga menjadi kegiatan untuk menjaga tubuh tetap aktif, berkumpul dengan teman dan pelatih, serta mendapatkan pengetahuan baru.
Salah satu hal yang ia pelajari adalah kesabaran. Menjaga konsistensi dan mengendalikan emosi menjadi tantangan ketika permainan tidak berjalan sesuai harapan.
Bola yang dirasa sudah dipukul dengan baik terkadang justru keluar lapangan. Situasi tersebut membuat pemain harus menerima kesalahan, menjaga fokus, kemudian melanjutkan permainan.
Saat ini, Sweet Swing Tennis memiliki sekitar 30 hingga 40 anggota aktif. Kemampuan mereka beragam, mulai dari pemula hingga pemain yang sudah memiliki pengalaman.
Kegiatan latihan Sweet Swing Tennis berlangsung di Lapangan Rukun, Kaliwungu, dan lapangan Kodim. Weekend swing atau open class rutin digelar setiap Sabtu pukul 18.00 WIB di Lapangan Rukun, Kaliwungu.
Latihan anak-anak juga berlangsung di Lapangan Tenis Kodim dan Lapangan Tenis Rukun Indoor. Program tersebut memberikan pilihan bagi orang tua yang ingin mengenalkan tenis kepada anak sejak usia dini.

Bagi peserta yang belum memiliki perlengkapan, fasilitas penggunaan raket secara gratis dalam open class dapat membantu mereka yang baru ingin mencoba tenis.
Kegiatan latihan juga memberi kesempatan bagi anggota untuk menjaga kebugaran sekaligus bertemu dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan pada tenis.

Di tengah upaya mengembangkan kegiatan, Sweet Swing Tennis masih menghadapi keterbatasan lapangan tenis. Ketersediaan tempat menjadi salah satu tantangan ketika komunitas ingin menambah kesempatan latihan bagi anggota.
Saat ini, Sweet Swing Tennis terus menjalankan berbagai program latihan dengan peserta yang memiliki kemampuan dan tujuan berbeda. Pemula dapat memulai dari teknik dasar, sementara pemain yang sudah memiliki pengalaman dapat mengikuti latihan sesuai tingkat permainan dan kebutuhannya.
Bagi Hanna, semakin banyak masyarakat Kudus yang mengenal dan mencoba tenis menjadi salah satu harapan yang ingin dicapai melalui komunitas tersebut. Tidak hanya untuk mengejar prestasi, tenis juga dapat menjadi pilihan kegiatan olahraga yang dilakukan secara rutin.

Dengan berbagai program latihan yang tersedia, Sweet Swing Tennis berharap minat masyarakat terhadap tenis di Kudus terus berkembang. Kesempatan belajar pun dapat diikuti oleh peserta dengan usia dan tingkat kemampuan yang berbeda. (OEB/YSR/ITN/mainkekudus)