
Jl. Tanjung No.14-16, Nganguk, Kramat, Kec. Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59312, Indonesia

Untuk pilihan tarif, kamar Superior tersedia mulai dari Rp375.000 per malam tanpa sarapan dan Rp485.000 termasuk sarapan. Sementara kamar Deluxe dibanderol mulai Rp475.000 tanpa sarapan dan Rp630.000 dengan sarapan. Adapun Executive Suite tersedia dengan harga Rp800.000 tanpa sarapan dan Rp950.000 termasuk sarapan.

Tak hanya menyediakan kamar yang nyaman, hotel ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Terdapat dua restoran, di mana salah satunya menjadi lokasi penyajian sarapan pagi dengan menu yang beragam. Selain itu, tersedia pula cafe yang menawarkan suasana santai untuk bersantai maupun bertemu kolega.
Bagi kebutuhan bisnis dan acara keluarga, @Hom Hotel Kudus menyediakan ruang meeting dan ballroom yang kerap digunakan untuk kegiatan rapat perusahaan, seminar, hingga resepsi pernikahan. Fasilitas tersebut didukung area parkir yang luas dan gratis, sehingga memberikan kenyamanan tambahan bagi tamu.

Selama beroperasi lebih dari satu dekade, @Hom Hotel Kudus telah melayani berbagai segmen pasar. Menurut Khisin, tamu keluarga masih mendominasi tingkat hunian hotel, terutama pada musim liburan dan akhir pekan.
Namun demikian, segmen korporasi, traveler, dan pelaku usaha juga memberikan kontribusi signifikan terhadap okupansi hotel. Dalam beberapa tahun terakhir, hotel juga semakin sering menjadi pilihan akomodasi bagi peserta dan kontingen olahraga yang bertanding di Kudus.
“Mayoritas tamu kami memang keluarga, tetapi tamu korporasi, traveler, pebisnis, dan atlet juga menjadi segmen yang terus berkembang. Kami berupaya memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing tamu,” jelasnya.
Kemudahan akses, fasilitas yang lengkap, serta kedekatan dengan berbagai pusat aktivitas menjadi sejumlah alasan yang membuat @Hom Hotel Kudus menjadi pilihan bagi para tamu dari berbagai daerah. Salah satunya dirasakan Dava, tamu asal Yogyakarta yang cukup sering menginap di hotel tersebut saat berkunjung ke Kudus.

Dava mengaku memiliki alasan khusus mengapa kerap memilih @Hom Hotel Kudus sebagai tempat menginap. Kehadirannya di Kota Kretek berkaitan dengan kunjungan kepada saudaranya yang tinggal di asrama PB Djarum. Karena frekuensi kunjungan yang cukup rutin, ia telah beberapa kali merasakan pengalaman menginap di hotel yang berada di pusat Kota Kudus tersebut.
Menurutnya, lokasi hotel yang strategis menjadi nilai tambah karena memudahkan mobilitas menuju berbagai tujuan di Kudus. Selain dekat dengan sejumlah fasilitas publik, hotel juga berada tidak jauh dari pusat kuliner yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki.
Ia menilai fasilitas yang tersedia mampu menunjang kebutuhan selama menginap. Mulai dari kenyamanan kamar hingga pelayanan yang diberikan oleh staf hotel dinilai memberikan pengalaman yang memuaskan.
“Lokasinya sangat strategis karena dekat ke berbagai tempat yang saya tuju. Fasilitas hotel juga sangat baik dan membuat saya nyaman selama berada di Kudus,” katanya.
Tidak hanya faktor lokasi dan fasilitas, kemudahan memperoleh kuliner juga menjadi pengalaman yang berkesan baginya. Dava menyebut berbagai pilihan makanan dapat ditemukan di sekitar hotel tanpa harus menggunakan kendaraan.
“Kalau ingin mencari makan, saya biasanya cukup berjalan kaki dari hotel. Ada banyak pilihan kuliner di sekitar sini, seperti warung sup dan berbagai makanan lainnya. Jadi sangat praktis,” ungkapnya.
Kemudahan akses terhadap kuliner tersebut dinilai memberikan nilai tambah bagi tamu yang ingin menikmati suasana kota tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Keberadaan berbagai pilihan makanan di sekitar hotel juga membantu tamu yang memiliki aktivitas padat dan membutuhkan akses cepat terhadap kebutuhan sehari-hari.
Secara keseluruhan, Dava mengaku puas dengan pengalaman menginap yang diperolehnya selama berada di @Hom Hotel Kudus. Ia menilai kombinasi antara lokasi yang mudah dijangkau, fasilitas yang mendukung, serta pelayanan yang diberikan menjadi faktor yang membuatnya kembali memilih hotel tersebut setiap kali berkunjung ke Kudus.
“Secara keseluruhan saya merasa puas. Pelayanannya sangat memuaskan, fasilitasnya lengkap, dan lokasinya dekat ke mana-mana. Itu yang membuat saya nyaman setiap kali menginap di sini,” pungkasnya.
Perkembangan sports tourism atau wisata olahraga di Kudus membawa dampak positif bagi industri perhotelan. Sebagai kota yang kerap menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan nasional maupun internasional, kebutuhan akan akomodasi yang mampu menunjang aktivitas atlet dan ofisial menjadi semakin penting.
Dalam konteks tersebut, @Hom Hotel Kudus mengambil peran aktif dengan menyediakan tempat istirahat yang nyaman bagi atlet serta fasilitas pendukung seperti ruang meeting dan briefing yang dapat digunakan oleh tim maupun penyelenggara kegiatan.
“Kami menyediakan fasilitas yang mendukung kebutuhan atlet, termasuk ruang untuk briefing dan koordinasi tim. Baik kegiatan berskala nasional maupun internasional dapat kami fasilitasi dengan baik,” ungkap Khisin.
Keberadaan berbagai event olahraga di Kudus juga berdampak langsung terhadap performa bisnis hotel. Salah satu contohnya adalah penyelenggaraan kompetisi sepak bola putri yang berlangsung pada akhir Juni 2026 di kawasan Supersoccer Arena.
Menurut Khisin, setiap kegiatan olahraga berskala besar selalu memberikan efek positif terhadap tingkat hunian hotel.
“Saat ada event olahraga, okupansi meningkat cukup signifikan. Dampaknya tentu juga terasa pada peningkatan revenue hotel. Kami sangat senang karena kegiatan olahraga membawa manfaat bagi industri perhotelan dan ekonomi daerah,” katanya.
Selain dikenal sebagai kota industri dan perdagangan, Kudus juga memiliki potensi wisata yang beragam. Wisata religi seperti Menara Kudus dan makam Sunan Kudus menjadi magnet bagi ribuan peziarah dari berbagai daerah di Indonesia. Sementara itu, wisata budaya seperti Museum Kretek dan Museum Jenang turut memperkaya pengalaman wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
Di sisi lain, perkembangan sektor olahraga menjadikan Kudus semakin dikenal sebagai destinasi penyelenggaraan event olahraga nasional. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi sektor perhotelan, kuliner, dan usaha pendukung lainnya.
Khisin berharap agenda olahraga di Kudus dapat terus berlangsung secara rutin sehingga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
“Harapan kami, event olahraga dapat terus diselenggarakan secara rutin di Kudus. Selain meningkatkan okupansi hotel, kegiatan seperti ini juga membantu pertumbuhan ekonomi daerah dan memberikan semangat bagi seluruh pelaku industri pariwisata,” tuturnya.
Dengan lokasi strategis, fasilitas lengkap, pelayanan yang mengedepankan kenyamanan, serta dukungan terhadap perkembangan sports tourism, @Hom Hotel Kudus by Horison terus memperkuat posisinya sebagai salah satu akomodasi pilihan bagi wisatawan, pebisnis, maupun atlet yang berkunjung ke Kota Kudus. Hotel ini tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga bagian dari ekosistem pariwisata yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan citra positif Kabupaten Kudus sebagai destinasi wisata dan olahraga di Jawa Tengah. (sns/mkk)